Setya Novanto Resmikan Peluncuran Sepeda Motor Listrik di Pesantren Takeran Magetan

Ketua DPR-RI sekalian Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto resmikan peluncuran sepeda motor listrik dengan brand ” Take Run ” hasil inovasi siswa SMK Pesantren Sabilil Muttakin Takeran Magetan, Rabu (14/60.

Waktu peresmian, Setnov, sapaan akrabnya, segera coba mengendarai sepeda motor dengan berkeliling di halaman pesantren. Waktu mengendarai sepeda motor, dia segera disambut tepukan yang bergemuruh dari beberapa ribu santri serta siswa yang memadati halaman pesantren itu.

Dianya begitu berkesan dengan penemuan itu, karna siswa SMK dapat melahirkan karya sepeda motor listrik yang ramah lingkungan, yang saat ini jadi tren dunia. Sekalian beliau mensupport supaya program itu bisa diperkembang dengan taraf yang semakin besar, hingga pada waktunya kelak jadi industri.

Jadi bentuk support, beliau segera pesan 10 unit sepeda motor listrik, dibarengi Satya Yudha, Wakil Ketua Komisi VII DPR dengan pesanan yang sama, Gatot Sujito anggota DPR Dapil VII Jawa Timur 2 unit serta Yahya Zaini, Ketua Korwil Jawa timur 3 unit.

Pada saat itu, jadi pimpinan Komisi yang mengepalai bidang daya, Satya Yudha berikan input supaya kemampuan batterai nya diperbesar hingga dapat tahan lama serta kecepatan laju sepeda motor dapat ditingkatkan.

Dalam Safari Ramadhan itu, dikerjakan silaturrahmi dengan sekitaran 5000 orang Keluarga Besar Pesantren Sabilil Muttakin yang terbagi dalam pengasuh, kiyai, guru, santri serta beberapa siswa dan tokoh serta kader Golkar Magetan. Ia juga memberi santunan pada beberapa anak yatim serta sembako pada fakir miskin.

Di Pesantren yang jadi basis serta pendukung setia Golkar itu, Setnov mengemukakan menginginkan jadikan Golkar jadi tempat tinggalnya alim ulama, santri serta ummat Islam. ” Partai Golkar tumbuh jadi partai besar serta dapat bertahan hingga saat ini, tidak lain, karna peranan, support serta doa beberapa ulama, ” tegas Novanto.

Golkar selalu berjuang berbarengan ulama untuk meningkatkan Islam yang tasamuh (toleransi) serta tawassut (moderat) untuk mensupport percepatan pembangunan menuju Indonesia yang maju, aman, tentram serta adil.

” Indonesia memerlukan anak-anak muda yang kreatif serta inovatif untuk meraih perkembangan serta kejayaan. Itu mesti lahir dari dunia pendidikan, salah satunya dari kelompok pesantren, ” ujarnya.

Pesantren, kata novanto, mesti didorong jadi pusat inovasi serta kreatifitas anak-anak muda, karna kultur pendidikan di pesantren mengutamakan pada segi kemandirian.

Dalam silaturrahmi itu ada Pimpinan Pesantren, Ir. KH. Miratul Mukminin, serta pejabat Golkar, diantaranya, Yahya Zaini, Zainuddin Amali, Nurul Arifin, Satya Yudha, Gatot Sujito, Sarmuji serta Suryo Alam, dan Pengurus Golkar Jawa Timur.

SHARE

Leave a Reply